Aqiqah Bekasi – Momen ketika ayah sedang mengadzankan bayi mereka yang baru hadir di dunia (lahir) adalah momen yang sangat mengharukan. Ini adalah lantunan kalimattuttauhid yang dikumandangkan ke telinga bayi yang lahir ke dunia sesegera mungkin.
Hukum dari mengadzankan bayi menurut jumhur ulama dari Mahdzab Hanafi, Syafi’i, dan Hanbali adalah sebuah bentuk kesunnahan. Meskipun ada pendapat menurut sebagian ulama khususnya yang bermahdzab Maliki, hukum dari hal ini adalah mubah atau boleh sedangkan sebagian lainnya menyatakan berhukum makruh.
Dalam kitabnya Imam Nawawi judul Al-Majmu, beliau menyatakan yang intinya adalah sunnah untuk mengumandangkan adzan ke telinga bayi yang baru lahir. Baik bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki atau perempuan, dan lafaz yang digunakan adalah lafaz adzan shalat. Lebih lanjut lagi mengadzankan dilakukan di telinga bayi sebelah kanan serta iqomah di telinga kiri, dengan iqomah untuk solat.
Salah satu hadist dari beberapa hadist sebagai dasar hukum pendapat sebagian besar ulama yang menganggap adzan untuk bayi yang baru lahir itu sunnah adalah sebagai berikut:
Abu Rafi RA meriwayatkan, “Aku melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengadzani telinga Al-Hasan ketika dilahirkan oleh Fatimah.”
Mengadzankan bayi yang baru lahir ini dilakukan bukan tanpa tujuan apapun. Ibnu Qayyim al-Jauziyah memiliki pernyataan bahwa hikmah dari sunnah Nabi yang satu ini adalah supaya kalimat pertama yang didengarkan oleh bayi merupakan kalimat-kalimat dari Allah SWT dengan semua keagungan-Nya. Sehingga diharapkan sunnah ini dapat memberikan pengaruh dalam hidupnya yang selain dapat mengusir setan di sekelilingnya.
3 Hikmah Mengadzankan Bayi yang Baru Lahir
1. Memperkenalkan Kalimat-Kalimat Tauhid
Manfaat atau hikmah pertama dalam mengadzankan bayi yang baru lahir ini untuk memperdengarkan dan juga mengenalkan kalimat thoyyibah khususnya Laa ilaaha illallah. Dari Ibnu Abbas RA mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Ajarkanlah kalimat Laa ilaaha illallahu’ kepada anak-anakmu sebagai kalimat pertama yang mereka dengar.”
Baca Juga: Pelajari Tahnik Berikut, Sunnah Nabi untuk Bayi Baru Lahir
Kalimat tauhid tersebut di masa depannya diharapkan dapat memberikan kesabaran serta rasa syukur dan juga menumbuhkan kecerdasan bayi tersebut.
2. Membangun Kecerdasan Secara Spiritual
Manfaat atau hikmah pertama dalam mengadzankan bayi yang baru lahir yang berikutnya adalah membangun kecerdasan secara spiritual sejak dini. Allah SWT menyampaikan firman-Nya dalam QS Al-Jumu’ah ayat 2 sebagai berikut: “Dia-lah yang membangkitkan di kalangan orang yang buta huruf seorang rasul dari mereka yang membacakan atas mereka ayat-ayat-Nya, menyucikan mereka, mengajarkan mereka kitab dan hikmah, dan mereka itu sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata.”
3. Terhindar dari Gangguan Jin
Adzan adalah salah satu senjata yang sangat ampuh untuk mengusir setan yang selalu berusaha dengan gigih dalam mengganggu setiap manusia sejak mereka lahir. Ada riwayat yang menyebutkan bahwa mengadzankan telinga kanan bayi yang baru lahir bisa menghindarkan bayi tersebut dari gangguan jin yang suka mengganggu bayi yaitu jin bernama Ummu Shibyan.
Selain mengadzankan bayi, aqiqah adalah hal yang biasa dilaksanakan oleh para orang tua muslim untuk bayi mereka. Oleh sebab itu Karima Aqiqah Bekasi hadir untuk membantu Anda dalam melaksanakan ibadah yang satu ini. Ada banyak sekali alasan mengapa Anda harus menggunakan jasa aqiqah dari Karima Aqiqah selain memudahkan Anda dalam melaksanakan aqiqah.
Diantaranya adalah sistem pembayaran yang aman secara COD, cara pemesanan mudah karena secara online melalui WA saja, tata cara dan pelaksanaan sesuai dengan tuntunan syariat, dan masih banyak lagi keuntungan lainnya saat Anda menggunakan Karima Aqiqah Bekasi. Jadi hubungi kami sekarang juga atau langsung ke kantor kami yang informasinya ada di halaman ini.



