Partners

header ads

Beginilah Tata Cara Aqiqah Yang Benar Menurut Islam

Anda belum mengetahui tata cara aqiqah yang benar menurut Islam? simaklah artikel berikut ini.


Tata Cata Aqiqah Dalam Islam

tata cara aqiqah dalam islam
Tata Cara Aqiqah Dalam Islam


Karima Aqiqah Tangerang - Secara bahasa, pengertian akikah didefinisikan sebagai memotong. Sebab proses aqiqah anak adalah dengan memotong atau menyembelih hewan. Akan tetapi ada juga yang menyebutkan bahwa aqiqah tersebut berasal dari rambut yang ada pada kepala bayi saat ia baru keluar dari rahim ibu. Rambut ini dikatakan sebagai aqiqah karena harus dipotong. Tata cara aqiqah di dalam Islam terdiri dari beberapa tahapan, semuanya akan dijelaskan di dalam artikel ini secara lengkap.

Sebelum membahas tentang tata cara aqiqah pengertian aqiqah sendiri adalah hewan ternak yang disembelih tepat pada hari ketujuh kelahiran anak atau setelahnya. Sebagai salah satu wujud syukur atas kelahiran dan juga anugrah yang menjadi penyambung nasab keluarga. Selanjutnya hewan sembelihan tersebut nantinya dibagikan kepada tetangga, kerabat dan orang miskin di dalam kondisi sudah matang atau sudah dimasak.

Tata Cara Aqiqah Bagi Anak

Setiap orang tua muslim tentu jika memiliki anak ingin melaksanakan aqiqah untuk anaknya. Hal ini sebagai wujud syukur kepada Allah, serta salah satu cara menjalankan sunnah Rasul. Jadi kita harus benar-benar mengetahui bagaimana tata cara pelaksanaan aqiqah yang benar yang sesuai dengan ajaran Islam.

Mengetahui bagaimana tata cara untuk pelaksanaan aqiqah sangat dianjurkan supaya aqiqah seseorang dapat diterima dan sah menurut pandangan Islam. Adapun tata cara dalam pelaksanaan aqiqah yang benar menurut syariat Islam ada 6 hal. Diantaranya adalah:

1. Ketahui waktu yang tepat

Waktu aqiqah yang paling utama adalah hari ketujuh dari kelahiran bayi. Tetapi bila seseorang berhalangan bisa dilaksanakan sampai hari ke-14 atau ke-21. Jika seorang muslim dalam kondisi ekonomi yang benar-benar tidak memungkinkan, maka kewajiban untuk melakukan aqiqah bisa terlepas.

2. Jumlah hewan yang akan di aqiqah

Seperti sabda Rasulullah SAW yang menyatakan bahwa untuk aqiqah anak laki-laki maka harus menyembelih sebanyak 2 ekor kambing. Sementara itu jika anak perempuan, maka jumlah kambing yang disembelih 1 ekor.

Dari hadits tersebut jelas bahwa dianjurkan melaksanakan aqiqah untuk anak laki-laki dengan 2 ekor kambing. Bila kondisi harta tidak mencukupi untuk membeli 2 ekor kambing untuk anak laki-laki, maka diperbolehkan untuk menyembelih 1 ekor kambing. Sedangkan untuk anak perempuan dianjurkan menyembelih 1 ekor kambing saja.

Baca juga : layanan jasa aqiqah Jakarta.

3. Hewan yang disembelih memenuhi syarat

Hewan yang menjadi syarat untuk pelaksanaan aqiqah sama dengan hewan kurban. Sebagai seorang muslim dianjurkan memilih hewan qurban jenis domba putih yang sehat. Sementara umur hewan ini paling minim setengah tahun.

4. Daging aqiqah dibagikan kepada yang berhak

Di dalam pembagian daging aqiqah prosesnya tidak sama dengan daging kurban. Di dalam aqiqah, daging yang sudah disembelih harus dibagikan dalam kondisi sudah matang atau terlebih dahulu dimasak.

5. Mencukur rambut dan memberi nama bayi

Ketika menyelenggarakan aqiqah, maka seorang muslim disunahkan memberi nama kemudian melakukan cukur rambut kepala bayi yang baru lahir. Nama yang diberikan merupakan doa untuk kebaikan sang anak bagi kehidupan kedepannya.

6. Membaca doa saat menyembelih hewan aqiqah

Saat melakukan apapun dianjurkan bagi seorang muslim berdoa. Sama seperti saat akan menyembelih hewan aqiqah. Penyembelih harus membaca doa sebelum melakukan penyembelihan hewan aqiqah.

Dari ke-6 penjelasan tata cara aqiqah untuk anak yang sudah dijelaskan tadi, tentu anda semua sudah mengetahui bagaimana tata cara pelaksanaan yang benar menurut ajaran Islam. Sehingga saat anda ingin melakukan akikah untuk anak, anda anda bisa melakukannya dengan benar sesuai dengan anjuran Islam.




Baca artikel terkait lainnya