Partners

header ads

Penjelasan Ibadah Aqiqah Dalam Islam


Aqiqah dalam Islam merupakan suatu bentuk ibadah sunnah yang sangat utama jika bisa dilakukan. Aqiqah merupakan kegiatan menyembelih hewan berupa kambing atau domba yang kemudian diolah dan dibagikan kepada keluarga, fakir miskin, tetangga, atau kaum muslimin lainnya.

Penjelasan Ibadah Aqiqah Dalam Islam

Penjelasan Aqiqah Dalam Islam
Aqiqah Dalam Islam


Karima Aqiqah Tangerang - Dalam pelaksanaannya, aqiqah juga memiliki serangkaian acara seperti pemotongan rambut yang telah tumbuh di kepala sang bayi, sampai dengan acara berdoa untuk sang anak yang diaqiqahi. Acara aqiqah umumnya dilaksanakan dengan mengundang keluarga, kerabat dekat, dan tetangga kemudian berdoa bersama.

Ajaran Aqiqah dalam Islam

Ibadah aqiqah dalam Islam telah diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW. Beliau memberikan contoh kepada para sahabatnya dengan mengaqiqahi dua cucunya, yakni Al Hasan dan Al Hushain. Atas hal tersebut, para sahabat juga turut melaksanakan ibadah aqiqah untuk putra dan putrinya.

Selanjutnya, aqiqah ini kemudian diajarkan pada sahabat-sahabat lain dan dilanjutkan kepada umat Islam. Ibadah aqiqah diriwayatkan dalam berbagai hadits shahih agar bisa menjadi tuntunan bagi umat Islam. Sebab, dengan melaksanakan sunnah Rasulullah SAW, berarti umat Islam akan mendapatkan pahala serta keutamaan yang mulia di sisi Allah SWT.

Dalam Hadits Riwayat Abu Dawud, Rasulullah SAW bersabda bahwasannya bayi akan tergadaikan dengan aqiqah yang dilaksanakan oleh orang tua pada hari ketujuh disembelihnya hewan, diberi nama, serta dicukur rambutnya.

Tujuan Aqiqah dalam Islam

Islam mengajarkan ibadah aqiqah untuk dilaksanakan oleh orang tua atas anak-anaknya. Adapun tujuan dari dilaksanakannya aqiqah adalah sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya khususnya dengan menghadirkan sang buah hati di dalam keluarga yang bahagia.

Aqiqah juga ditujukan sebagai harapan keselamatan dan kebarakahan atas anak yang telah lahir tersebut. Dengan menyembelih kambing atau domba, kemudian memberi nama yang baik, hingga mencukur rambut sang anak, menjadi pengharapan bagi orang tua atas anak-anak yang diaqiqahi.

Ketentuan Aqiqah dalam Islam

Ibadah aqiqah dalam Islam, dilaksanakan dengan beberapa ketentuan yang akan lebih utama apabila bisa memenuhi ketentuan-ketentuan tersebut. Ketentuan melaksanakan aqiqah dalam Islam di antaranya sebagai berikut:

Dilaksanakan pada Hari Ketujuh

Rasulullah SAW melaksanakan ibadah aqiqah untuk kedua cucunya dihari ketujuh setelah kelahiran. Dalam pelaksanaannya, apabila orang tua belum mampu melaksanakan aqiqah pada hari ketujuh, maka lebih baik pada hari keempat belas, atau jika masih belum bisa, akan lebih baik pada hari kedua puluh satu.

Adapun apabila sampai berbulan-bulan atau bertahun-tahun baru bisa melaksanakan aqiqah, maka diperbolehkan. Sebab tidak ada aturan yang baku atau yang wajib dalam pelaksanaannya.
Hewan untuk Aqiqah. Jika anda membutuhkan layanan aqiqah bogor yang profesional silahkan hubungi karima aqiqah, atau seperti saudara muslim kami yang ada di wilayah Bekasi bisa hunting langsung dengan customer service layanan aqiqah bekasi kami.

Dalam melaksanakan aqiqah untuk putra putrinya, orang tua bisa menyiapkan hewan berupa kambing atau domba. Kriteria kambing atau domba dalam aqiqah hampir sama dengan hewan untuk qurban, yakni telah cukup umur, sehat, dan tidak cacat.

Jumlah Kambing untuk Aqiqah

Disunnahkan, dalam melaksanakan aqiqah, jumlah kambing untuk mengaqiqahi anak laki-laki adalah dua ekor. Sedangkan untuk mengaqiqahi anak perempuan cukuplah dengan satu ekor. Namun demikian, apabila ternyata orang tua tidak mampu menyiapkan dua ekor kambing, maka satu kambing saja dianggap sah.

Aqiqah dalam Islam merupakan ibadah sunnah muaqaddah yang akan sangat utama apabila mampu melaksanakannya. Oleh karena itu, bagi orang tua yang memiliki momongan, maka akan sangat baik jika mampu melaksanakan aqiqah. Terlebih lagi jika sesuai dengan ketentuan aqiqah dalam Islam.


Baca juga artikel
Syarat Kambing Aqiqah Yang Sesuai Dan Jenis Kelaminnya